EKARISTI SEBAGAI KURBAN

(Pekan Biasa ke-19)

 

Tujuan Umum : Anak dapat mengetahui bahwa melalui Ekaristi, Yesus mengurbankan diri-Nya untuk      keselamatan atas dosa kita.

Tujuan Khusus      : Setelah pembinaan  Minggu Gembira ini anak diharapkan dapat:

  1. Menyebutkan 3 bagian dari Ekaristi sebagai korban.

  2. Menyebut apa yang terjadi pada persembahan.

  3. Menyebut apa yang terjadi pada saat Konsekrasi

  4. Menyebut apa yang terjadi pada Komuni.

  5. Menyebut Siapa yang dikurbankan dalam Ekaristi.

  6. Menyebutkan alasan Ekaristi dipersembahkan

  7. Menjawab pertanyaan dari Katekismus

Sumber Bahan    :

  1. Katekismus No. 266, 277 ( Halaman 70 - 72 )

  2. Kitab Suci    1 Kor ; 11:23-34

Alat Peraga        :

  1. Gambar  seorang Imam yang memegang hosti pada saat Konsekrasi

  2. Tata cara urutan perayaan Ekaristi

LANGKAH-LANGKAH    :

1. Perayaan:

  1. Lagu Pembukaan    :  "TRIMALAH ROTI ANGGUR"

    Trimalah roti anggur persembahan diri kami. Trimalah, ya Bapa Trimalah

    Pralambang karya kami suka duka hidup ini. Trimalah Ya Bapa trimalah

    Trimalah syukur kami atas sgala kurnia-Mu. Trimalah Ya Bapa trimalah.

  2. Doa Pembukaan    : Bapa  yang Maha baik, kami bersyukur kepada-Mu, karena Engkau mengumpulkan kami disini untuk memuliakan dan bersyukur kepada-Mu. Inilah Bapa sebagai tanda penyerahan diri kami kepada-Mu,semoga Engkau menerima persembahan  diri kami yang tak pantas ini. Ini semua kami mohon dengan perantaraan Kristus Tuhan kami. Amin

  3. Lilin kecil: Bacaan Kitab Suci (1Kor. 11:23-34)

  4. Penegasan

2. Penghayatan

  1. Cerita  "KURBAN PERSEMBAHAN ABRAHAM (Kej. 22:1-9")

   Ketika Abraham  sedang tidur malam, Ia bermimpi bahwa  Tuhan datang mengunjunginya. Didalam mimpi itu Tuhan bersabda: Abraham....,Abraham...ambilah anakmu yang kau kasihi itu dan persembahkan sebagai kurban bakaran.Abraham sangat mencintai anaknya tetapi dia lebih mencintai Tuhan maka dengan hati yang berat Abraham mengikuti apa yang disabdakan Tuhan padanya.

     Keesokan harinya Abrahan bersama anaknya Isak berjalan ke menuju  sebuah gunung dan disitulah Abraham hendak menyembelih anaknya Isak guna dijadikan kurban sesuai dengan permintaan Tuhan padanya.

    Ketika Abraham hendak menyembeli anaknya Iskak, tiba-tiba terdengarlah suara dari langit, Abraham,Abraham, Abraham, Jangan kau bunuh anak itu dan jangan kau apa-apakan dia. Sebab telah nKu ketahui bahwa Engkau sangat mencintai AKU sehingga Engkau mau mengorbankan anakmu yang tunggal yang merupaakn hartamu yang sangat berharga dan sangat kau sayangi itu yaitu anakmu sendiri. Setelah suara itu lenyap tiba-tiba Abraham melihat seekor domba yang kelihatannya tersesat disemak-semak duri lalu Tuhan berseru lagi kepada Abraham, Abraham ambilah anak lembu itu dan sembelilah sebagai persembahan. Lalu Abrahampun mengambinya lalu menyembeli anak lembi itu sebagai ganti anaknya.

  1. Pertanyaan Cerita

    1. Apakah judul cerita di atas ( Kurabn Persembahan Abraham )

    2. Apa perintah Tuhan dalam mimpi Abraham ( Abraham, Abraham ambilah anak-M\mu yang palinmg Kau kasihi itu dan persembhakan sebagai kurban bakran )

    3. Siapa nama anak Abraham yang dijadikan sebagai kurban bakran ( Namanya Isak )

    4. Apa sabda Tuhan ketika Abraham hendak menyembeli anaknya., ( Abraham, Abraham jangan kau bunuh anak itu sebab telah Ku ketahui bahwa Engkau sangat mencintai Allah )

    5. Binatang apa yang sebagai gantinya ( Anak lembu tambun yang tersangkut di semak-semak duri )

  2. Pendalaman

    Anak-anak yang baik Minggu yang lalau kita sudah menjelaskan tentang Sakramen Ekaristi di mana Yesus merayakan Perjamuan bersama dengan  para murid-Nya dan hatri ini kita akan menjelaskan kegunaan dari Ekaristi, di mana Ekaristi adalah kurban Yesus yang mengurbankan diri-Nya demi keselamatan manusia dan demi menebus dosa-dosa kita semua. Mkaa pada hari ini kita lebih melihat Ekaristi sebagai korban  Kristus. Dan dfi dalamnya kita mengenalk ada tiga bagian yang sangat penting yaitu Persembahan Roti dan Anggur, Konsekrasio, atau perubahan, Komuni atau persatuan dengan Tuhan. Dalam Perayaan Ekaristi kita tahu bahwa ada Persembahan, Pada saat roti dan anggur  pada Allah melambangkan bahwa diri kita diserahkan pada Allah sebagai korban  roti dan anggur akan disucikan dan diubah menjadi tubuh dan darah Kristus. Kita lihat pada waktu Konsekrasi Imam mengangkat Roti  dan Anggur ini di ubah menjadi tubuh dan darah Kristus.  Sebagai lambang bahwa Kristus berkorban untuk kita semua. Tidak hanya Kristus yang mengorbankan dirinya untuk kita tetapi Imam yang mempersembahkan misa juga sebagai lambang bahwa dia berkorban untuk kita semua. Ia turut berkorban bersama dengan Yesus melalui kurban misa untuk kaum beriman yang hidup dan yang mati serta keselamatan seluruh dunia. Maka pada saat Ekaristi kita mempersembahkan tubuh dan darah Kristus demi menebus dosa manusia.  Karena itu Ekaristi sebagai korban menjadi tanda pengorbanan diri Yesus untuk menebus segala dosa manusia.

3. Pengungungkapan

4. Kesaksian : "Anak diminta menceritakan pengalamannya saat menerima sakaramen Ekaristi

5. Perwujudan : Anak diminta untuk selalu mengalah dan menunggu giliran terakhir saat makan bersama di asrama / di keluarga.

6. PENUTUP :

  1. Doa Penutup : Ya Yesus yang baik kami bersykur kepada-Mu karena Engkau mencintai kami. Engkau selalu berkorban untuk kami, cinta-Mu begitu besar terhadap kami. sehingga Engkau sampai mengorbankan diri-Mu di salib. Kami tolonglah dan bantulah kami Ya Yesu yang lembut hati jauhkanlah kami dari sikap acuh tetapi buatlah agar kami selalu berkorban untuk orang lain tidak mementingkan diri kami sendiri sehingga Nama-Mu dapat di puji dan dimuliakan. Amin.

  2. Lagu Penutup            :TUHANKU"

            Tuhanku air kehidupan, Tuhanku roti kehidupan

            Siapa makan, siapa minum, akan hidup selama-lamanya

Kembali ke halaman depan