SAKRAMEN

 

Tujuan Umum    : Agar anak mengerti dan menyadari bahwa sakramen adalah hadiah yang diberikan

                           Yesus melalui gereja untuk membantu kita menemukan jalan kepada Bapa di Surga.

Tujuan Khusus: Setelah kegiatan ini diharapkan  anak dapat:

  1. Menjelaskan apa artinya tanda

  2. Menyebut sejumlah tanda agar dapat menemukan jalan.

  3. Menyebut tanda yang membantu kita menemukan jalan ke Surga

  4. Menyebutkan ke-7 sakramen

  5. Menyebut beberapa pemberian Tuhan dalam menerima Sakramen.

SUMBER BAHAN:

ALAT PERAGA :

1. PERAYAAN:

  1. Doa Pembukaan: Yesus sumber segala rahmat kami bersyukur karena begitu besar kasih-Mu kepada kami sehingga Engkau memberikan tanda dan sarana keselamatan melalui sakramen, bimbinglah kami semua agar mampu memahami setiap rahmat yang Kau berikan nama-MU kami puji kini dan sepanjang masa Amin.

  2. Lagu Pembukaan:   Aku Rindu Akan Tuhan

            1    Aku  rindu akan Tuhan, dalam sakramen terkudus

                  Bila Yesus dalam jiwa, aku sangat berbahagia.

                  Salam tubuh termulia, yang dilahirkan Maria

            2.   Aku rindu menerima, Yesus Allah manusia

                  Tengah  tipu musuh jiwa, Yesus lindung manusia.

                  Salahku telah tersilih oleh maut-Mu disalib

            3.   Yesus yesus datanglah         

                  Dengan nikmat-nikmatnya

                  Hingga layak bagi-Mu

  3. Pembacaan Lilin Kecil

2. Penghayatan

  1.  Cerita                                 "RINDU UNTUK BERTEMU"

                            Ada seorang anak namanya Elisabeth. Ia adalah anak kedua dari pasangan suami isteri Siprianus dan Mariana. Anak pertama mereka bernama Benyamin. Benyamin tinggal bersama orang tuanya, sedangkan Elisabeth sejak berumur 2 tahun oleh orang tuanya sudah dititipkan kepada neneknya yang tinggal jauh dari kota tempat mereka tinggal. jarak antara rumah nenek dengan rumah orang tua mereka sangat jauh, sehingga bila berkunjung harus dengan numpang bus yang lama perjalanan sehari semalam. Sekarang Elisabeth tinggal bersama neneknya sedangkan Benyamin tinggal bersama orang tuanya. Mereka berdua semakin hari semakin dewasa, sehingga seperti anak remaja yang lain keingin tahun mereka tentang sesuatupun semakin besar dan kuat. Pada kesempatan makan bersama, Elisabet bertanya  kepada neneknya, Nenek, di mana tempat tinggal  kedua orang tuaku? aku sangat rindu bertemu dengan mereka, bermain bersma dengan saudaraku Benyamin, Kapan Elisabeth harus ke sana? Neneknya menjawab, nanti liburan kamu baru ke sana. Betapa senang hati Elisabeth setelah neneknya memperbolehkan dia berlibur ke rumah orang tuanya. Tetapi harus bagiamana agar bisa tiba di sana? tanya Elisabeth. Neneknyapun menjawab dengan penuh sabar lagi keibuan. Kalau Elisabeth mau ke sana, Elisabeth harus mempunyai Tiket Bus, alamat rumah orang tuamu, uang tranport secukupnya, bekal selama perjalanan, KTP, Foto keluargamu, tas yang baik dan lain-lain. Nanti semuanya itu  nenek menyiapkan kamu tinggal berangkat. Akhirnya tibalah saatnya Elisabeth harus berangkat menuju ke sana. Karena dia adalah anak yang baik, patuh, akhirnya dengan tanpa kesulitan Elisabethpun tiba dengan selamat di rumah orang tuanya karena semua tanda yang diberikan oleh neneknya di bawanya serta.  

  2. Pertanyaan

    1. Apa judul cerita tadi? {Kerinduan untuk bertemu}

    2. Apa yang disiapkan nenek untuk Elisabeth sehingga dengan mudah sampai ke rumah orang tuanya? ( KTP, Tiket Bus, uang transport, Foto keluarga)

    3. Siapa nama anak yang mempunyai kerinduan untuk bertemu dengan orang tuanya? ( Elisabeth )

    4. Mengapa Elisabeth begitu mudah bertemu dengan orang tuanya? ( Karena dia membawa tanda-tanda yang diperlukan untuk mempermudah dalam mencari alamat orang tuanya)

    5. Siapa saudara Elisabeth ( Benyamin )

    6. Siapa orang tua Elisabet dan Benyamin? ( Siprianus dan Mariana )

  3. Pendalaman

           Adik-adik yang terkasih kita semua sudah mendengarkan cerita tentang Kerinduan untuk bertemu. Senang bukan mendengar cerita tadi. Nah adik-adik dalam cerita tadi, mengisahkan tentang Elisabeth yang ingin bertemu dengan keluarganya karena sudah berpisah  lama. Dia sangat rindu untuk bertemu dengan keluarganya tetapi apa yang mau dikata dia sendiri tidak apa yang aharus dibuat olehnya sedangkan tempat tinggal kelurganya sangat jauh. Atas kebaikan hati seorang nenek akhirnya dia diberi tanda yang antara lain KTP, Foto Keluarga, Tiket Bus, Uang Transprot yang mempermudah perjalanan Elisabeth. Seperti Elisabeth dengan begitu mudah bertemu dengan keluarganya karena membawa tanda-tanda dari neneknya begitupun dengan kita, oleh Yesus memberikan kita tanda yaitu Sakramen yang mempermudah agar kita dapat masuk Surga. Apakah adik-adik sudah pernah mendengar kata Sakramen?  Sakramen adalah tanda pemberian cinta kasih Yesus dalam perjalanan kita kepada Tuhan. Seperti Bapa di Surga ingin supaya kita kembali kepada-Nya, maka Yesus memberi kita kepada kita beberapa tanda yang dapat membantu kita untuk sampai kepada Bapa. Tanda itu misalnya, Baptis. Dengan dibaptis kita sudah menjadi anak Allah dan  berhak untuk masuk Surga. Tanda yang lain misalnya:

    1. Krisma                                : Menandakan bahwa kita semakin dewasa dalam gereja.

    2. Pertobatan/Pengakuan    : Menandakan bahwa kesalahan kita diampuni

    3. Ekaristi                                : Menandakan bahwa Yesus datang di dalam hatimu

    4. Perkawinan                        : Menandakan satu keluarga

    5. Imamat                              : Menandakan jabatan sebagai pemimpin

    6. Pengurapan orang saki     : Menandakan bahwa setelah meninggal orang dapat langsung

                                                           masuk Surga.

    Tanda-tanda di atas diberikan Tuhan  kepada kita supaya kita dapat masuk Surga. Atau dengan nama lain Sakramen. Dan dalam gereja Katolik ada 7 Sakramen Yaitu Sakramen Baptis, Pengakuan, Ekaristi, Krisma, Imamat, Pengurapan orang sakit, Perkawinan, ketujuh tanda inilah yang juga diberikan Tuhan kepada kita aga dapat masuk Surga.

3. Pengungkapan "Berjalan melangkahi Botol"

    Peserta  8 Orang

    Cara bermain :

    - Berdiri sebelah menyebelah  setiap baris 4 orang

    - Di depan mereka diletakan 5 baris botol dengan jarak 1/2 m dan dimulut botol diberi lilin menyala

    - Anak di suruh untuk melangkah botol-botol tersebut tanpa menyentuh lilin. ( Mata ditutup dengan

      menggunakan sapu tangan )

      Catatan   :

      Tujuan permainan : Agar anak mengerti arti dan tujuan dari tanda-tanda.

4. Kesaksian   :  Anak diminta untuk menyebutkan nama-nama ke 7 Sakramen secara berurutan.

5. Perwujudan :

6. Penutup    :

  1. Lagu Penutup    :

  2. Doa Penutup      :  Ya Tuhan, terima  kasih karena Engkau telah memberi kami tanda-tanda dalam berziarah menuju ke Surga. Maka kami mohon bimbinglah kami untuk senantiasa mampu melaksankan tanda-tanda tersebut. Apa yang telah kami terima hari ini dapat kami terapkan dalam perjalanan hidup kami. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, Amin.

Kembali ke halaman depan